Minggu, 27 Mei 2012

Laporan Biologi


Laporan Biologi
Keanekaragaman Hayati



I. Tujuan

  1. Mengidentifikasi keanekaragaman gen dan jenis makhluk hidup dari hasil pengamatan lingkungan.
  2. Membandingkan ciri keanekaragaman hayati pada tingkat gen, jenis, dan ekosistem.
  3. Melakukan pengamatan atau pengambilan data secara benar.
  4. Merumuskan konsep keseragaman makhluk hidup dari hasil pengamatan.
  5. Membuat tulisan atau laporan berdasar aturan penulisan ilmiah yang benar.
  6. Memuat tulisan dalam blog kelompok.
  7. Menunjukkan kerjasama team.
  8. Menunjukkan sikap saling menolong .

II. Dasar Teori

Keanekaragaman hayati atau biodiversitas (Bahasa Inggris: biodiversity) adalah suatu istilah pembahasan yang mencakup semua bentuk kehidupan, yang secara ilmiah dapat dikelompokkan menurut skala organisasi biologisnya, yaitu mencakup gen, spesies tumbuhan, hewan, danmikroorganisme serta ekosistem dan proses-proses ekologi dimana bentuk kehidupan ini merupakan bagiannya. Dapat juga diartikan sebagai kondisi Keanekaragaman bentuk kehidupan dalam ekosistem atau bioma tertentu.
Keanekaragaman hayati seringkali digunakan sebagai ukuran kesehatan sistem biologis. Keanekaragaman hayati tidak terdistribusi secara merata di bumi; wilayah tropis memiliki keanekaragaman hayati yang lebih kaya, dan jumlah keanekaragaman hayati terus menurun jika semakin jauh dari ekuator.
Keanekaragaman hayati yang ditemukan di bumi adalah hasil dari miliaran tahun proses evolusi. Asal muasal kehidupan belum diketahui secara pasti dalam sains. Hingga sekitar 600 juta tahun yang lalu, kehidupan di bumi hanya berupa archaea, bakteri, protozoa, dan organisme uniseluler lainnya sebelum organisme multiseluler muncul dan menyebabkan ledakan keanekaragaman hayati yang begitu cepat, namun secara periodik dan eventual juga terjadi kepunahan secara besar-besaran akibat aktivitas bumi, iklim, dan luar angkasa.

Jenis keanekaragaman hayati
• Keanekaragaman genetik atau gen (genetic diversity); adalah keanekaragaman individu dalam satu jenis makhluk hidup, di tandai dengan perubahan fisik suatu makhluk hidup yang tidak terlalu dominan.
• Keanekaragaman spesies (species diversity); Variasi yang terdapat pada makhluk hidup antar jenis (antar spesies) genusnya atau marganya berbeda. Keaneraragaman organisme hidup di bumi (diperkirakan berjumlah 5 - 50 juta), hanya 1,4 juta yang baru dipelajari.
• Keanekaragaman ekosistem (ecosystem diversity); Keanekaragaman habitat ,komunitas biotik dan proses ekologi di biosfer atau dunia lautdan dapat mempengaruhi sistem kehidupan di dalamnya contoh: seleksi alam.

III. Alat dan Bahan

1. Alat :
  • Pisau/ silet
  • Penggaris
  • Lup

2. Bahan
  • Macam- macam buah jeruk ( jeruk nipis, jeruk baby, jeruk buah).
  • Macam- macam biji kacang panjang dari berbagai varietas.
  • Macam- macam biji kacang- kacangan ( Leguminoceae ), meliputi biji kacang hijau, biji kacang tanah, biji kacang merah dan
  • biji kacang- kacang yang lain.

IV. Cara Kerja

  1. Amati dan identifikasi macam – macam variasi buah dan biji berdasarkan sifat atau ciri – ciri yang dapat diamati, variasi ukuran, variasi tekstur permukaan specimen dengan menggunakan indra atau alat bantu yang sesuai.
  2. Identifikasi persamaan dan perbedaan ciri/ sifat pada specimen tersebut.
  3. Catatlah persamaan dan perbedaan ciri/ sifat ke dalam tabel pengamatan
  4. Amati keseragaman ciri/ sifat yang ada pada berbagai specimen
  5. Perhatikan dan identifikasi gambar atau foto ekosistem yang kamu cari dari internet. Tulis aspek – aspek yang penting dari pengamatan tersebut ke dalam tabel.


V. Hasil Pengamatan

Tabel 1.1 Tabel Hasil Pengamatan

PENGAMATAN
BAHAN

Warna Aroma Bentuk buah Ukuran lingkar buah Tekstur kulit buah
Buah jeruk 1 hijau kecut bulat 3.5cm Kasar,keras
2 hijau - bulat 16cm Lunak,kasar
3 orange harum manis bulat 6cm Lunak,kasar
Biji kacang berbagai jenis 1 hijau - lonjong 0,5cm kasar
2 merah - lonjong 1cm halus
3 merah - lonjong 1cm halus
Biji kacang panjang dalam berbagai varietas 1 hijau putih - lonjong 1,1cm halus
2 merah - lonjong 1cm halus
3 coklat putih - lonjong 1,1cm halus
Keterangan Tabel :
Jeruk 1 : Jeruk Nipis
Jeruk 2 : Jeruk Baby
Jeruk 3 : Jeruk Buah
Biji 1 : Biji Kacang Hijau
Biji 2 : Biji Kacang Tanah
Biji 3 : Biji Kacang Panjang
Biji Kacang Panjang Varietas 1 (Celebes)
Biji Kacang Panjang Varietas 2 (Citra)
Biji Kacang Panjang Varietas 3 (Gemilang)


Tabel 1.2 Tabel Hasil Pengamatan

Jenis ekosistem
Jenis hewan
Jenis tumbuhan
Berada di ketinggian/di daerah apa?
Berapa musim
Ekosistem Tundra

Beruang Kutub,Muskox
Lumut kerak, Rumput, alang-alang Lingkar kutub utara dan selatan artik, greenland kutub utara Antartika kutub selatan
1.Musim dingin yang panjang dan gelap
2.Musim panas yang panjang dan terang.
Ekosistem Hutan Hujan Tropis

Kera,Burung,Badak,Harimau Rotan,Anggrek
Dataran rendah ketinggian 1200 m dpl
0 – 10 derajat ke utara dan ke selatan garis khatulistiwa
Asia, Australia, Afrika, Amerika Selatan
Musim kemarau 4 – 6 bulan.
Ekosistem Padang Pasir Kadal,Ular,Semut,Unta Kaktus Sekitar 20 derajat celcius mulai dari Pantai Atlantik di Afrika hingga ke Asia tengah Musim panas : sinar matahari terik, penguapan tinggi, suhu 40 derajat C pada siang hari

Ekosistem 1 : Ekosistem Tundra
Ekosistem 2 : Ekosistem Hutan Hujan Tropis
Ekosistem 3 : Ekosistem Gurun

VI. Pembahasan

Dari uji coba yang sudah dilakukan ciri-ciri tumbuhan dan ekosistem yang sudah diuji adalah sebagai berikut Jeruk nipis berwarna hijau,memiliki aroma yang kecut,bentuk buah bulat,memiliki ciri diameter buahnya yaitu 3,5 cm dan tekstur kulit buahnya keras dan kasar. Jeruk baby memiliki ciri buahnya berwarna hijau,bentuk buah bulat,memiliki diameter 16cm dan tekstur buahnya lunak dan kasar dan jeruk buah memiliki ciri buah yaitu berwarna orange,aromanya manis,bentuk bulat,memiliki diameter 6cm dan tekstur buahnya lunak dan kasar. Dari kacang-kacangan yang sudah diuji yaitu Biji kacang hijau memiliki ciri bijinya yang berwarna hijau,bentuknya lonjong,diameternya 0,5cm dan teksturnya kasar. Biji kacang tanah memiliki ciri bijinya yang berwarna merah,berbentuk lonjong,diameternya 1cm dan teksturnya halus.Biji kacang panjang yang memiliki ciri biji yang berwarna merah,bentuknya lonjong,diameternya 1cm dan teksturnya halus. Lalu ciri-ciri biji-bijian varietas ialah Biji kacang panjang varietas 1 memiliki ciri bijinya berwarna hijau keputihan,bentuknya lonjong,diametenya 1,1cm dan teksturnya halus sedangkan Biji kacang panjang varietas 2 memiliki ciri bijinya warna merah,bentuknya lonjong,diameternya 1cm,teksturnya halus.Biji kacang panjang varietas 3 yang warna bijinya coklat putih,bentuknya lonjong,diameternya 1,1cm dan teksturnya halus. Setiap ekosistem yang diuji juga memiliki ciri yang berbeda diantaranya Ekosistem tundra yang hampir semua wilayah tertutup salju/es, Ekosistem hutan hujan tropis memiliki keanekaragaman spesies hewan dan tumbuhan sangat tinggi dan mendapat hujan sepanjang tahun, Ekosistem padang pasir yang iklimnya gersang dan curah hujan rendah.

VII. Kesimpulan

  • Jeruk nipis, jeruk baby, dan jeruk buah termasuk dalam keanekaragaman jenis(spesies).
  • Kacang hijau, kacang panjang, dan kacang tanah juga termasuk dalam keanekaragaman jenis(spesies).
  • Kacang panjang varietas 1(celebes), varietas 2(citra), dan varietas 3 ( gemilang) termasuk dalam keanekaragaman gen.
  • Setiap makhluk hidup di dunia ini memiliki ciri dan karakteristik yang sangat beranekaragam sesuai ekosistem tempat tinggalnya.

VIII. Daftar Pustaka